Jakarta, 10 Agustus 2026 – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali berpartisipasi dalam pameran Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026 di Jakarta, pada 5 hingga 6 Agustus 2026 lalu. Kehadiran perusahaan kali ini membawa tiga zona tematik utama, yaitu Digital Transformation Zone, AI Zone, dan Cyber Security Zone. Pembagian zona ini bertujuan untuk menampilkan kesiapan infrastruktur serta kapabilitas digital perusahaan secara utuh dalam menjawab tantangan industri modern.
Pusat perhatian pada area eksibisi ini terletak di AI Zone, tempat Telkom memperkenalkan konsep AICosystem. Ekosistem ini dikembangkan melalui tiga lapisan utama. Salah satunya adalah lapisan AI Solutions & Applications, yang menghadirkan inisiatif Telkom AI Center of Excellence melalui pilar AI Hub. Sebagai pusat penyedia solusi kecerdasan buatan teruji untuk berbagai sektor industri, pilar ini memamerkan deretan produk inovatif unggulan perusahaan seperti OCA, PrivateGPT, DIP (Decision Intelligence Platform), hingga AI CCTV Analytics.
Dari berbagai solusi cerdas yang ditampilkan tersebut, kehadiran Omni Communication Assistant (OCA) menjadi salah satu inovasi yang paling disorot. Platform ini kini telah bertenaga kecerdasan buatan secara penuh guna meredefinisi cara perusahaan dalam mengelola interaksi pelanggan.
Menanggapi ekosistem inovasi yang dihadirkan, Direktur IT Digital Telkom Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi, menegaskan bahwa ajang DTI-CX menjadi momentum strategis untuk memperlihatkan kesiapan teknologi masa depan perusahaan. Ia memaparkan bahwa adopsi kecerdasan buatan kini bukan lagi sekadar tren teknologi, melainkan fondasi kritikal bagi setiap industri untuk mendongkrak efisiensi operasional, mengakselerasi pertumbuhan bisnis, serta merancang pengalaman digital yang lebih responsif dan berpusat pada pelanggan.
Visi besar mengenai efisiensi operasional dan pengalaman pelanggan tersebut tercermin jelas pada kecanggihan platform OCA yang berakar dari fitur OCA Interaction. Fitur ini memusatkan seluruh saluran komunikasi pelanggan ke dalam satu dasbor terpadu dengan dukungan sistem tiket. Hasilnya, proses resolusi masalah menjadi jauh lebih cepat dan presisi berkat deretan fitur pintar, seperti AI Reply, AI Translate, AI Enhance, dan AI Summary.
Lebih dari itu, hadir pula kapabilitas OCA Automated Interaction yang memadukan teknologi Generative AI dan Agentic AI. Perpaduan canggih ini menciptakan asisten virtual mandiri yang mampu mengambil tindakan terukur, sesuai dengan alur proses bisnis dari masing-masing perusahaan.
Ekosistem komunikasi ini menjadi semakin tangguh dengan kehadiran fitur OCA Blast, yang mampu menyiarkan pesan massal ke jutaan pelanggan secara instan menggunakan format konten yang personal. Seluruh keunggulan dari platform cerdas ini juga dapat dihubungkan secara mudah ke sistem operasional milik pelanggan melalui koneksi OCA API.
Melalui pameran solusi inovatif ini, Telkom optimistis dapat terus menjadi penggerak utama dalam menciptakan ekosistem bisnis digital yang adaptif, produktif, dan berdaya saing tinggi di Indonesia.
