Press
•
Oct 01, 2026
•
8 min read

Telkom Perkuat Kedaulatan Digital dan Inklusi Keuangan Melalui Ekosistem Kecerdasan Buatan di Ajang FEKDI 2026

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memamerkan ekosistem AICosystem, ModelHub, OCA, dan PrivateGPT di FEKDI 2026 guna dorong inklusi keuangan dan kedaulatan digital.

A

Admin

Author

Telkom Perkuat Kedaulatan Digital dan Inklusi Keuangan Melalui Ekosistem Kecerdasan Buatan di Ajang FEKDI 2026

Jakarta, 1 Oktober 2026 – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan ekonomi digital nasional dengan berpartisipasi pada ajang Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) yang diselenggarakan bersanding dengan Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2026. Kehadiran perusahaan pada perhelatan ini menegaskan dukungan penuh terhadap perluasan inklusi keuangan sekaligus memperkuat kedaulatan digital nasional melalui kolaborasi strategis bersama berbagai pihak, termasuk dukungan terhadap ekosistem Danantara.

Sebagai langkah konkret dalam mewujudkan kedaulatan digital tersebut, Telkom membawa inisiatif besar bernama AICosystem. Konsep ekosistem kecerdasan buatan terpadu ini menjadi fondasi utama perusahaan dalam mempercepat inovasi teknologi di berbagai sektor strategis, termasuk di ranah industri keuangan. Visi besar ini diorkestrasikan secara langsung melalui Telkom AI Center of Excellence yang bergerak kuat di atas lima pilar utama. Kelima pilar tersebut meliputi AI Campus untuk sinergi akademik, AI Playground sebagai ruang eksperimen pengembang, AI Connect untuk kolaborasi komunitas, AI Hub sebagai pusat solusi industri, serta AI Native guna mengoptimalkan operasional internal perusahaan.

Pada pameran FEKDI tahun ini, Telkom secara khusus menyoroti kapabilitas pilar AI Playground melalui kehadiran inovasi ModelHub. Platform AI inference ini dirancang sebagai gerbang akses tunggal yang aman dan terpusat (one governed gateway). ModelHub memungkinkan perusahaan untuk mengakses berbagai model kecerdasan buatan dengan kendali penuh, visibilitas langsung (real-time observability), dan jaminan kedaulatan data secara terintegrasi. Melalui platform ini, institusi keuangan dapat mengelola penggunaan model AI secara efisien, memantau biaya, serta menerapkan perutean model berbasis kebijakan (policy-based routing) untuk menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis.

Bergerak menuju lapisan implementasi praktis yang siap pakai, pilar AI Hub turut unjuk gigi dengan memamerkan dua solusi unggulan yang sangat relevan dengan dinamika industri finansial modern. Solusi pertama adalah PrivateGPT yang hadir sebagai platform kecerdasan buatan kelas enterprise dengan jaminan privasi tingkat tinggi. Platform ini memastikan dokumen dan basis pengetahuan rahasia perbankan maupun lembaga keuangan dikelola secara terpusat, aman, dan mematuhi regulasi kepatuhan (governance). Didukung oleh kapabilitas seperti Multi-Factor Authentication dan Agentic AI, sistem ini memberdayakan lapisan manajemen untuk merumuskan keputusan bisnis secara cepat dan presisi berbasis wawasan internal yang terkelola.

Melengkapi keandalan ekosistem operasional tersebut, pilar AI Hub juga menghadirkan Omni Communication Assistant atau OCA. Di sektor layanan keuangan yang menuntut kecepatan dan ketepatan respons pelanggan, OCA hadir mengintegrasikan berbagai saluran komunikasi—seperti WhatsApp, media sosial, hingga email—ke dalam satu Omnichannel Inbox terpadu. Dilengkapi dengan teknologi Hybrid AI dan fitur pembuat chatbot tanpa kode (no-code chatbot builder), platform ini tidak hanya mempercepat penyelesaian masalah pelanggan secara otomatis (mencapai 99% request processed rate), tetapi juga menekan risiko pelanggan beralih (churn risk) secara signifikan. Fitur Mass Broadcast yang dimilikinya juga mempermudah pengiriman notifikasi, pengingat tagihan, hingga promosi cross-selling kepada ribuan nasabah.

Menyikapi partisipasi inovatif tersebut, Direktur IT Digital Telkom Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi, menyampaikan bahwa adopsi kecerdasan buatan merupakan kunci utama untuk memenangkan lanskap ekonomi digital masa depan. Menurutnya, inovasi berkelanjutan yang diwadahi oleh ekosistem komprehensif akan memastikan setiap entitas bisnis, khususnya di sektor keuangan, mampu beradaptasi dengan cepat, beroperasi jauh lebih efisien, sekaligus menjaga keamanan data nasabah secara ketat di tengah pesatnya digitalisasi. 

Melalui rangkaian solusi cerdas di ajang FEKDI 2026 ini, Telkom menaruh harapan besar agar sinergi teknologi kecerdasan buatan dapat terus menjadi pendorong utama bagi kemajuan ekonomi nasional. Perusahaan senantiasa berkomitmen untuk menghadirkan infrastruktur dan kapabilitas digital unggulan yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan ekosistem ekonomi digital masyarakat Indonesia.

Bagi pelaku industri, pengembang, mitra, dan pemangku kepentingan yang ingin mengenal lebih dalam kapabilitas kecerdasan buatan Telkom serta menjajaki peluang kolaborasi nyata, silakan kunjungi gerbang digital resmi Telkom AI Center of Excellence di tautan ai.digitaltelkom.id.

JakartaFEKDI 2026DanantaraEventTelkom IndonesiaTelkom AI Center of ExcellenceAI PlaygroundModelHubAI HubOCAPrivateGPTSovereign AI
Telkom AI Center of Excellence